Dalam tata bahasa Arab, dikenal adanya penggolongan Isim ke dalam Mudzakkar (laki-laki) atau Muannats (perempuan). Penggolongan ini ada yang memang sesuai dengan jenis kelaminnya (untuk manusia dan hewan) dan adapula yang merupakan penggolongan secara bahasa saja (untuk benda dan lain-lain).
| Contoh Isim Mudzakkar | Contoh Isim Muannats | ||
| عِيْسَى | (= 'Isa) | مَرْيَم |
(= Maryam) |
|
اِبْنٌ |
(= putera) |
بِنْتٌ | (= puteri) |
| بَقَرٌ | (= sapi jantan) | بَقَرَةٌ | (= sapi betina) |
| بَحْرٌ | (= laut) | رِيْحٌ | (= angin) |
Dari
segi bentuknya, Isim Muannats biasanya ditandai dengan adanya tiga jenis
huruf di belakangnya yaitu:
a) Ta Marbuthah (
ة
). Misalnya:
فَاطِمَة
(=Fathimah),
مَدْرَسَة
(=sekolah)
b) Alif Maqshurah ( ى
). Misalnya: سَلْمَى
(=Salma),
حَلْوَى
(=manisan)
c) Alif Mamdudah ( اء
). Misalnya:
أَسْمَاء
(=Asma'), سَمْرَاء
(=pirang)
Namun adapula Isim
Muannats yang tidak menggunakan tanda-tanda di atas.
Misalnya: رِيْحٌ
(= angin), نَفْسٌ
(= jiwa, diri), شَمْسٌ
(= matahari)
Bahkan ada
pula beberapa Isim Mudzakkar yang menggunakan Ta Marbuthah.
Contoh:
حَمْزَة
(= Hamzah),
طَلْحَة
(= Thalhah),
مُعَاوِيَة
(= Muawiyah)
Ingat, jangan melangkah ke halaman selanjutnya sebelum mengerti pelajaran di atas dan menghafal kosakata yang baru anda temukan!