Doa
Mustajab, Doa yang Cepat Dikabulkan oleh Allah SWT
Doa
Mustajab - Doa Seorang Muslim Untuk Saudaranya Tanpa Dia Ketahui
Diriwayatkan
dari Abu Darda’ ra., bahwasanya ia berkata, “Apabila seorang Muslim mendo’akan
saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka pasti malaikat yang ditugaskan
(kepadanya) akan mengucapkan, “Engkaupun akan mendapatkan yang semisalnya”.
(HR. Muslim)
Doa
Mustajab - Doa Orang Yang Teraniaya
Ketika
Rasulullah SAW mengutus Mu’adz ke Yaman, beliau bersabda kepadanya, “Takutlah
kalian terhadap do’a orang yang dizhalimi, karena tidak ada hijab antara do,a
itu dengan Allah” (HR. Bukhari)
Doa
Orang Tua Untuk Anaknya - Doa Mustajab
Sebagai
orang tua kita harus banyak berdoa untuk anak keturunannya agar supaya mereka
menjadi anak yang berbakti kepada Agama, orang tua dan negara. Jangan
sekali-kali mengucap yang tidak bagus untuk anak-anak kita, karena perkataan
adalah doa dan doa orang tua merupakan salah satu doa yang mustajab.
Doa
Seorang Musafir, Doa yang Mustajab
Dari
Abu Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga do’a mustajab
yang tidak diragukan lagi, yaitu do’a orang yang teraniaya, do’a musafir, dan
do,a orang tua untuk anaknya” (HR. Tirmidzi, dll. Dinilai hasan oleh al-Albani)
Doa
Orang Yang Berpuasa Ketika Berbuka - Doa Mustajab
Doa
Pemimpin Yang Adil - Doa Mustajab
Dari
Abu Hurairah ra., secara marfu’, “Ada tiga golongan yang do’anya tidak ditolak,
orang yang berpuasa hingga berbuka, do’a pemimpin yang adil dan do’a orang yang
teraniaya. Allah akan mengangkat do’a mereka ke atas awan, membukakan
pintu-pintu langit untuknya, dan berfirman, ‘Demi kemuliaan-Ku, sungguh, Aku
akan menolongmu walaupun dengan selang waktu’” (HR. Tirmidzi, dll. Dinilai
hasan oleh al-Albani)
Doa
Anak Shaleh, Doa yang Mustajab
Disebutkan
dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra., “Apabila manusia mati,
maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyyah, ilmu
yang bermanfaat, dan anak yang shalih yang mendo’akan orang tuanya” (HR.
Muslim)
Doa
Orang Yang Berada Dalam Keadaan Darurat
Allah
SWT berfirman: “Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam
kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan
yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah
ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)”. (QS. An-Naml 27:
62)
Doa
Orang Yang Tidur Dalam Keadaan Suci Dan Berdzikir
Dari
Mu’adz bin Jabal, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Apabila seorang muslim
tidur dalam keadaan berdzikir dan suci, lalu terbangun di malam hari, kemudian
berdo’a kepada Allah SWT meminta kebaikan dunia dan akhirat, maka pasti Allah
akan memberikan kepadanya”. (HR. Abu Dawud dan Ahmad, dinyatakan Shahih oleh
al-Albani)
Doa
Mustajab - Berdoa Dengan Menggunakan Do’a Dzun Nun (Doa Nabi Yunus
alaihissalam)
Dari
Sa’ad bin Abi Waqash ra., ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Do’a Dzun Nun
(Nabi Yunus alaihissalam) ketika berada di dalam perut ikan: ‘Laa ilaaha illaa
anta subhaanaka innii kuntu min Azh-zhaalimiin’. Jika seorang berdo’a dengannya
memohon sesuatu, niscaya Allah akan mengabulkannya’” (HR. Tirmidzi dll.,
dinyatakan shahih oleh al-Albani)
Doa
Orang Yang Terbangun Di Malam Hari Dengan Doa Yang Matsur
Dari
Ubadah bin Shamit ra., dari nabi Muhammad SAW, bahwasanya beliau bersabda,
“Brangsiapa yang terjaga di malam hari, lalu mengucapkan: ‘Laa ilaaha
illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu, wahuwaa ‘alaa
kulli syai’in qadiir, Alhamdulillaah, wasubhanallaah, wa laa ilaaha illallaah,
wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah’ (Tidak ada Tuhan
selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah seluruh kerajaan
dan bagi-Nya pula segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala
puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tidak ada Tuhan selalin Allah, Allah Maha
Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Kemudian
mengucapkan: ‘Allahummaghfir lii’ (Ya Allah, ampunilah aku). Atau do’a yang
lain, niscaya akan dikabulkan do’anya. Jika ia berwudhu’ dan shalat, maka
diterimalah shalatnya” (HR. Bukhari, dll)
Doa
Anak Yang Berbakti Kepada Kedua Orang Tuanya, Doa yang Mustajab
Dari
Abu Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah akan
mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, lalu ia bertanya, ‘Dari
mana aku memperoleh derajat ini?’. Allah SWT berfirman, ‘Dengan permohonan
ampun anakmu untukmu’” (HR. Ahmad, sanadnya dinyatakan shahih olh Ibnu Katsir)
Doa
Orang Yang Menunaikan Haji, Umrah Dan Berperang Di Jalan Allah SWT
Berdasarkan
hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra., dari Nabi Muhammad SAW, beliau
bersabda, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan haji, dan
orang yang menunaikan umrah adalah utusan-utusan yang menghadap kepada Allah.
Mereka dipanggil oleh-Nya, lalu mereka memenuhi panggilan-Nya, dan mereka pun
meminta kepada-Nya, maka Allah akan memberinya” (HR. Ibnu Majah, dinyatakan
hasan oleh al-Albani)
Doa
Orang Yang Banyak Berdzikir Kepada Allah SWT
Dari
Abu Hurairah ra., dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, “Ada tiga golongan
yang do’anya tidak akan ditolak, yaitu orang yang banyak berdzikir kepada
Allah, orang yang teraniaya, dan pemimpin yang adil” (HR. al-Baihqi dan
ath-Thabrani, dinyatakan hasan oleh al-Albani)
Doa
Orang Yang Dicintai Dan Diridhai Oleh Allah SWT
Dari
Abu Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT
berfirman, ‘Barangsiapa memusuhi kekasih-Ku, maka sungguh Aku menyatakan perang
dengannya. Hamba-Ku tidak akan dapat mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan
sesuatu yang lebih Aku sukai daripada apa yang telah Aku wajibkan kepadanya.
Hamba-Ku terus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan amalan-amalan nafil,
sehingga Aku mencintainya. Maka jika Aku telah mencintainya, Aku akan menjadi
pendengarannya yang dengannya ia mendengar, penglihatannya yang dengannya ia
melihat, tangannya yang dengannya ia memegang dan kakinya yang dengannya ia
berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, pasti Aku akan memberinya. Jika ia memohon
perlindungan kepada-Ku, pasti Aku akan melindunginya. Aku tidak pernah
ragu-ragu dalam sesuatu yang Aku kerjakan seperti keraguan-Ku untuk mencabut
nyawa seorang mukmin. Hal itu karena ia tidak suka mati, sedangkan Aku tidak
suka keburukan terjadi kepadanya’” (HR. Bukhari)
Orang
Yang Memperbanyak Berdoa Pada Saat Lapang Dan Bahagia
Dari
Abu Hurairah ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda. “Barangsiapa yang ingin
doanya terkabul pada saat sedih dan susah, maka hendaklah memperbanyak berdoa
pada saat lapang”. (HR. Tirmidzi, dan al-Hakim. Dishahihkan oleh Imam Dzahabi
dan di hasankan oleh Al-Albani).